Prosedur Pengeluaran Dana Kas Kecil Part II

2. Prosedur Pengeluaran Dana Kas Kecil

Dalam melakukan prosedur pengeluaran dana kas kecil diperlukan formulir untuk mempermudah kegiatan proseduran. Adapun formulir yang dipakai dalam prosedur pengeluaran dana kas kecil ada dua yaitu formulir surat permintaan pengeluaran dana kas kecil dan bukti pengeluaran kas kecil. Apabila ada bukti pendukung lain yang berkaitan dengan suatu peneluaran, bukti-bukti pendukung tersebut harus dilekatkan pada bukti pengeluaran kas (Jusup, 2011: 32). Dalam hal ini juga ada pihak yang terlibat didalamnya antara lain pemegang dana kas kecil dan pemakai dana kas kecil, pihak-pihak tersebut mempunyai tugas dan tanggung jawab masing-masing yaitu:

a.       Pemakai dana kas kecil

Hal-hal yang harus dilakukan terlebih dahulu sebelum memakai dana kas kecil adalah sebagai berikut.

  • Hal yang pertama yang harus dilakukan pemakai dana kas kecil adalah mengisi formulir surat permintaan pengeluaran dana kas kecil yang kemudian diserahkan kepada kasir kas kecil. Formulir ini dibuat rangkap 2.
  • Pemakai akan menerima uang yang sesuai sejumlah nominal yang sudah tercantum dalam surat permintaan pengeluaran dana kas kecil dari kasir kas kecil, beserta surat permintaan pengeluaran kas kecil lembar pertama 
  • Mengumpulkan bukti-bukti penggunaan dana kas kecil sebagai bukti pengeluaran dana kas kecil
  • Mengisi formulir bukti pengeluaran kas kecil yang berdasarkan bukti-bukti pendukung
  • Menyerahkan bukti pengeluaran kas kecil, bukti pendukung dan surat permintaan pengeluaran dana kas kecil lembar 1 kepada pemegang dana kas kecil
  • Menerima surat pemintaan pengeluaran dana kas kecil lembar ke 2 yang telah di cap lunas dari pemegang dana kas kecil untuk diarsipkan.

b.      Pemegang dana kas kecil

Pemegang dana kas kecil adalah kasir kas kecil, dalam melakukan prosedur pengeluaran dana harus melakukan langkah-langkah sebagai berikut.

  • Menerima surat permintaan pengeluaran kas kecil rangkap 2 dari pemakai dana kas kecil
  • Menyerahkan uang tunai kepada pemakai dana kas kecil dan surat pengeluaran lebar pertama pada pemakai untuk dijadikan sebagai bukti penerimaan dana kas kecil
  • Menerima bukti penerimaan dana kas kecil yang disertai dengan bukti-bukti pendukungnya dan surat permintaan pengeluaran kas kecil lembar pertama dari pemakai kas kecil
  • Menyerahkan surat permintaan pengeluaran kas kecil lembar kedua pada pemakai kas kecil untuk diarsipkan agar apabila diperlukan dapat ditemukan kembali
  •  Menyimpan surat permintaan pengeluaran kas kecil lembar pertama, bukti pengeluaran kas kecil, dan bukti-bukti pendukungnya, yang nantinya akan diserahkan kepada bagian utang pada saat pengisian kembali dana kas kecil

3.      Prosedur Pengisian Kembali Dana Kas Kecil

Pengisian kembali dana kas kecil ini dilakukan apabila sudah ditetapkan dalam surat keputusan pembentukan dana kas kecil baik itu dilakukan pada tiap minggu, bulan, maupun tahun. Pengisian kembali dana kas kecil juga dapat dilakukan apabila saldo pada kas kecil suah mulai menipis apabila digunakan untuk pengeluaran perusahaan. Adapun dokumen yang dibutuhkan dalam pengisian kembali dana kas kecil ini adalah formulir permintaan pengisian kembali dana kas kecil, formulir pengeluaran kas, bukti pengeluaran kas beserta bukti-bukti pendukungnya dan harus mengiisi dengan cara:

  • Pemegang kas kecil mengajukan permintaan pada bendahara kas
  • Pemegang kas kecil menyiapkan daftar pengeluaran yang dilampiri bukti-bukti pengeluaran kas kecil
  •  Apabila sudah sesuai dengan ketentuan, maka bendahara kas akan memberikan tanda persetujuan pada formulir permintaan dan memberikan dana sebesar jumlah kas kecil yang telah dikeluarkan.

keywords :  kas kecil, penerimaan, pengeluaran.
baca juga materi administrasi keuangan part 1 klik disini



Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Prosedur Pengeluaran Dana Kas Kecil Part II"

Post a Comment