port scan kali linux

Nmap (“Network Mapper”) adalah sebuah tool open source untuk eksplorasi dan audit keamanan jaringan. Nmap menggunakan paket IP raw untuk mendeteksi host yang terhubung dengan jaringan dilengkapi dengan layanan (nama aplikasi dan versi) yang diberikan, sistem operasi (dan versi), apa jenis firewall/filter paket yang digunakan, dan sejumlah karakteristik lainnya.
Output Nmap adalah sebuah daftar target host yang diperiksa dan informasi tambahan sesuai dengan opsi yang digunakan. Berikut adalah beberapa  informasi tambahan yangmenarik untuk ditelaah :
  1. nomor port
  2. nama layanan
  3. status port : terbuka (open), difilter (filtered), tertutup (closed), atau tidak difilter (unfiltered).
  4. nama reverse DNS
  5. prakiraan sistem operasi
  6. jenis device, dan
  7. alamat MAC.
Pada kali ini digunakan aplikasi Nmap yang merupakan fitur dari Kali Linux.
Pastikan komputer yang digunakan terkoneksi dengan jaringan yang dituju dengan melihat dan menset konfigurasi jaringan dari komputer untuk jaringan 192.168.1.0/25
Karena menggunakan Kali Linux pada mesin virtual, dengan pengaturan jaringan ter-bridge pada mesin virtual, IP pada windows OS berbeda dengan IP pada Kali Linux. Sebagai contoh, IP pada windows diset pada 192.168.1.13 melalui GUI pengaturan jaringan  dan IP pada Kali Linux diset pada 192.168.1.63 dengan perintah ifconfig eth0 192.168.1.63 netmask 255.255.255.128 (user root).
1


Cara yang paling sederhana untuk mengetahui apakah sebuah komputer atau host aktif atau tidak aktif adalah dengan menggunakan perintah ping sebagai berikut: dicontohkan tes ping ke 192.168.1.52

2


Secara visual, terlihat komputer terkoneksi pada jaringan komputer lokal 192.168.1.0/25

3


Pada jaringan yang terkoneksi, siap dilakukan port scanning dengan perintah pada nmap dengan format sebagai berikut: “nmap <option> <target>” Untuk optionnya, silakan gunakan perintah : “nmap –help” Pada kali ini, dicobakan pada jaringan wi-fi pasca Fakultas Teknik UNP Padang, dengan terlebih dahulu menset pada pengaturan mesin virtual untuk mengenable jaringan wi-fi adapter secara ter-bridge dan memastikan Kali Linux terkoneksi pada jaringan. Perintah yang dipakai adalah perintah berikut ini :

TCP SYN Scan -sS

Teknik ini dikenal sebagai half-opening scanning karena suatu koneksi penuh tidak sampai terbentuk. Suatu paket SYN dikirimkan ke port host target. Bila SYN/ACK diterima dari port host target, maka Anda dapat mengambil kesimpulan bahwa port tersebut dalam status listening. Jika RST/ACK Anda terima, biasanya menunjukkan bahwa port tersebut tidak listening. Suatu RST/ACK akan dikirim oleh mesin yang melakukan scanning sehingga koneksi penuh tidak akan terbentuk. Teknik ini bersifat siluman dibandingkan dengan TCP koneksi penuh dan tidak akan tercatat pada log host target.
Aplikasi Nmap pada Kali Linux
4b


Kali Linux terkoneksi pada Jaringan Pasca FT_UNP, dengan terlebih dahulu terhubung via windows. Dua gambar berikut menunjukkan koneksi pada
 

windows  dan Koneksi pada Kali Linux5b

Menjalankan scanning port Nmap, dengan perintah: nmap -sS -O 192.168.197.64/26
4b


Hasil Port Scanning Terlihat bahwa Nmap telah dilakukan, menemukan bahwa jaringan tersedia untuk sebanyak 64 alamat IP, dengan 54 hosts up setelah scanning selama 2030.61 detik.
4b


Salah satu hasil scanning pada IP tertentu ialah terlihat pada list yang ditampilkan seperti jenis sistem operasi komputer.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "port scan kali linux"

Post a Comment